Kadar Keamanan Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Kadar Keamanan Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Berita Terbaru Vaporize atau rokok elektrik kini memang sedang menjadi sebuah fenomena baru di tengah masyarakat Indonesia yang memang punya hobi merokok. Dengan hadirnya fenomena baru rokok elektrik atau vaporize ini banyak yang kemudian beralih menuju rokok elektrik dan meninggalkan rokok manual karena menurut sebagian orang kemudian bahwa rokok elektrik ini lebih aman dan lebih trendi.

Yang kemudian menjadi pembahasan selanjutnya, apakah gaya hidup masyarakat yang berpindah dari rokok manual dan menuju rokok elektrik ini aman? Menurut informasi yang kami dapat dari Craig Youngblood yang merupakan seorang presiden usaha rokok elektrik yaitu InLife, produk rokok elektrik besutannya lebih aman dibandingkan tembakau karena bebas polusi dan juga tidak berbau. Benarkah? Berikut kita akan bahas tuntas tentang kadar keamanan rokok elektrik bagi kesehatan. Yuk simak!

Kadar Keamanan Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

Kadar Keamanan Rokok Elektrik Bagi Kesehatan
Sebagian besar instansi internasional dan juga instansi nasional memang turut serta dalam memberikan tanggapan tentang tingkat keamanan dan juga peredaran dari rokok elektrik ini. World Health Organization merilis sebuah laporan yang didalamnya berisi tentang anjuran tidak mengenakan rotrik didalam ruangan karena dapat mengeluarkan racun yang sama seperti rokok biasa.

Walaupun rokok elektrik ini tidak mengeluarkan asap, akan tetapi untuk uap dari rokok elektrik ini juga didalamnya terdapat kandungan zat kimia yang sangat berbahaya yang juga dapat menimbulkan polusi udara. Dan tentu saja WHO ini juga mendapatkan anjuran untuk tidak menjual rotrik kepada anak – anak di usia dibawah 18 tahun.

Sementara BPOM sendiri telah memberikan peringatan kepada masyarakat bahwa rokok elektrik yang beredar di pasaran ini merupakan sebuah produk ilegal yang belum terbukti nilai keamanannya. Bahkan menurut BPOM rokok elektrik ini juga didalamnya mengandung nikotin cair beserta bahan pelarut proplen glikol, dieter glikol dan juga gliserin. Jika semua bahan tersebut kemudian dipanaskan dan menghasilkan senyawa nitrosamine, senyawa nitrosamine ini akan sangat berbahaya karena merupakan senyawa penyebab kanker.

Lantas kira – kira apa saja kandungan yang ada didalam rokok elektrik?
Didalam rokok elektrik yang pertama kali dikeluarkan oleh pihak Tiongkok di tahun 20014 didalamnya berisi larutan cair yang dapat Anda isi ulang. Kemudian nantinya larutan ini mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin dan juga perasa. Ketika larutan ini kemudian Anda panaskan akan muncul uap selayaknya asap. Dan sebagian perusahaan juga menjual cairan perasa tertentu diantaranya perasa mentol atau mint, karamel, kopi dan juga cokelat.

Selain itu didalamnya juga terdapat kandungan nikotin yang zat ini merupakan sebuah zat yang terdapat didalam tembakau dan tentu memberikan efek negatif jika dikonsumsi oleh tubuh apalagi jika bentuknya cair. Dan nikotin didalam rotrik memang bentuknya cair.

Terdapat juga kandungan glikol yang merupakan sebuah senyawa tidak berwarna dan tidak berbau akan tetapi memiliki rasa yang sedikit manis. Terdapat juga kandungan gliserin yang merupakan sebuah cairan kental tidak berbau dan tidak berwarna layaknya glikol. Zat gliserin ini digunakan pada perpaduan formulasi farmasi. Cairan manis ini memiliki fungsi sebagai pengantar rasa dan juga nikotin didalam menggunakan rokok elektrik.

Itulah sedikit informasi yang kali ini dapat kami berikan untuk Anda mengenai Kadar Keamanan Rokok Elektrik Bagi Kesehatan. Memang ada banyak sisi negatif dari penggunaan rokok elektrik khususnya bagi kesehatan. Karena itu pertimbangkan baik – baik untuk Anda yang tertarik menggunakan rokok elektrik.

LEAVE A REPLY

Your email address will not be published. Required fields are marked *